jump to navigation

Mati Lampu saat Idul Fitri Oktober 29, 2006

Posted by Goslink in Daily Life, Depok.
trackback

Hari Raya Idul Fitri saat ini digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai sarana untuk berkunjung dan bersilaturahmi. Namun apa jadinya kalau ajang silaturahmi itu dilakukan dalam suasana gelap dan panas karena padamnya aliran listrik ?

Hal ini kami alami pada hari pertama Idul Fitri 24 Oktober yang lalu. Seusai berkunjung ke saudara di wilayah Cimanggis, saya pun pulang ke rumah untuk beristirahat. Sekitar pukul 5 sore saya tiba di rumah, saya segera akan menyalakan lampu kamar tidur. Tapi tidak menyala padahal lampu ini belum lama saya ganti. Saya pun kemudian mencoba menyalakan lampu yang lain dan ternyata tidak menyala semua, wah ternyata mati lampu dari PLN. Saat itu saya masih berpikir mungkin sebentar lagi lampu akan menyala kembali. Untungnya kami menggunakan air dari PDAM yang tidak bergantung kepada aliran listrik, sehingga saya masih bisa mandi.

Ketika maghrib tiba ternyata lampu belum menyala juga. Seusai sholat saya pun berusaha menelpon call center 123 yang merupakan layanan pengaduan gangguan PLN. Namun hanya terdengar nada sibuk, saya berpikir pasti banyak orang yang menghubunginya untuk menanyakan hal yang sama. Setengah jam kemudian saya mencoba lagi menghubunginya, namun ternyata masih tetap sama, nadanya masih sibuk. Saya mulai berpikir jangan-jangan mati lampunya cukup luas tidak hanya lokal di wilayah kami, sehingga banyak orang yang menelpon PLN.

Kemudian saya memutuskan untuk keluar melihat sejauh mana aliran lampu padam. Ternyata hampir semua wilayah di Perumnas Depok 2 dalam kondisi gelap gulita, saya pun menggunakan motor untuk melihat lebih jauh lagi. Ternyata lampu padam mulai dari Jalan Beringin Raya (tempat kami tinggal) , hingga ke jalan Kebahagiaan Raya. Namun lampu sudah menyala di pertigaan menuju Supermarket Tip Top. Saya pun mengambil jalan sebaliknya, ternyata tidak semua jalan Kebahagiaan Raya padam, hanya sampai jalan Merdeka sebelum Kantor Kecamatan Sukmajaya. Saya pun kembali kerumah, ternyata wilayah lampu yang padam tidak terlalu luas. Di sepanjang jalan yang aliran listriknya padam tampak penghuni rumah dan beberapa tamu berdiri di luar rumah, karena tidak ada penerangan dan udara yang panas.

Sampai di rumah, saya mencoba menghubungi nomor 123 lagi, tapi ternyata tetap sama, saya pun mencari nomor lain di buku telpon lain. Ternyata ada 2 nomor lokal untuk pengaduan masalah gangguan di wilayah Depok. Saya mencoba menghubunginya, 1 nomor menghasilkan nada sibuk juga, sedangkan 1 nomor yang lain yaitu nomor 770-0000-1, saya berhasil masuk ke mesin penjawab telepon. Saya berusaha mengikuti instruksi dari mesin penjawab telepon tersebut namun hasilnya saya malah berputar-putar ke menu yang sama tanpa berhasil berbicara dengan operator satu pun. Merasa kecewa, lelah dan pasrah, saya pun pergi tidur. Ternyata lampu menyala kembali sekitar pukul 9 malam. Saya iseng mencoba menghubungi ketiga nomor telpon pengaduan tadi, ternyata masih sibuk juga…..

Saya memang masih tergolong beruntung karena sehari-hari masih bisa menikmati aliran listrik dibandingkan dengan mereka yang berada di daerah pedalaman. Namun PLN sebagai satu-satunya perusahaan penyedia listrik di tanah air mestinya meningkatkan kinerja dan pelayanan mereka kepada masyarakat. Saya mungkin akan mempertimbangkan untuk mendukung dilakukannya privatisasi pengelolaan listrik oleh swasta.

Komentar»

1. Andra - Juli 24, 2008

Terasa Bete !!!!
Bosan !!!
Pokoknya !!@@##
Aaargrr….
Tak bisa di ungkapkan dengan kata2
Yang di karenakan kejadian mati lampu
Don’t worry mungkin lagu nih bisa temenin kamu buat hilangin bete.
So download aja di

http://www.ziddu.com/download/1696804/MatiLampu.mp3.html

atau

http://www.myspace.com/mixerband

Jangan lupa kasih comment ya
saran dan kritik dari kamu
sangat berarti buat kami
salam kenal aja
tq

mix3rband@yahoo.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: